Sudahkah Anda Baca:Indonesia: Grand Opportunities in Wonderful Archipelago

Panduan Studi Anda di Turki

Belajar di Turki adalah pengalaman unik yang tidak bisa didapatkan di negara lain. Saat ini ada sekitar 149 negara yang mengirimkan pelajarnya untuk menuntut ilmu di berbagai kota di Turki. Memang, jika kita melihat kecenderungan yang terjadi dalam tahun-tahun terakhir, kita mendapati statistik yang cukup menarik.

Pemerintah Turki memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia sebanyak kurang lebih 70 orang tiap tahunnya.

Pada tahun akademik 2005/2006 disebutkan ada 15.481 pelajar internasional yang kuliah di Turki, sementara 578 pelajar internasional belajar di lembaga pendidikan di luar universitas.

Sedangkan pada tahun akademik 2008/2009, ada 18.158 mahasiswa internasional di Turki dan 562 siswa belajar di lembaga pendidikan lainnya. Tahun akademik berikutnya, 2009/2010, jumlah ini meningkat menjadi 21.361 dan 587 orang. Pada tahun akademik 2010/2011, jumlahnya terus bertambah menjadi 26.228 dan 683 orang.

Nah, bagaimana dengan mahasiswa/i dari Indonesia?

Tentu saja mahasiswa/i Indonesia termasuk dalam statistik di atas. Tiap tahunnya, semakin banyak rekan-rekan dari tanah air, baik yang baru lulus sekolah umum, S1, atau S2 berdatangan ke Turki untuk meraih impiannya untuk mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Terkait dengan bagaimana kiat-kiat pelajar Indonesia untuk menempuh studinya di Turki dengan sukses, Perhimpunan Pelajar Indonesia Turki mengeluarkan sebuah buku pedoman yang sangat komprehensif tentang hal ini. Buku yang secara tuntas membahas segala seluk beluk dunia pendidikan di Turki dan tips untuk mengarunginya dari sudut pandang mahasiswa asing (Indonesia), adalah suatu sumber pegangan yang sangat membantu jika Anda berencana untuk menempuh studi di negara seribu menara ini. Buku ini disusun dengan struktur yang rapi, berisikan hal-hal praktis dan teknis seperti persiapan keberangkatan dari Indonesia, kedatangan di Turki, mengurus visa dan izin tinggal setelah tiba di Turki, perhitungan biaya hidup, tempat tinggal, hingga ke hal-hal substantif seperti uraian sistem pendidikan tinggi (sarjana, master, dan doktoral) di Turki, beasiswa, masalah pemilihan universitas sampai dengan informasi tentang masalah membawa keluarga (bagi mereka yang telah berkeluarga). Jika tertarik, buku ini dapat anda download secara gratis dari link yang disediakan di bagian akhir tulisan ini.

Pelajar Indonesia di Turki

Pada tahun 2008, pemerintah Turki menjalin kerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam bidang pendidikan. Pemerintah Turki melalui kedutaan besarnya memberikan beasiswa bagi pelajar Indonesia yang berminat untuk belajar di Turki, mulai dari jenjang S1, S2, hingga S3. Selain itu, Pemerintah Turki juga menyediakan beasiswa penelitian dan kursus Bahasa Turki yang hanya berlangsung selama musim panas.

Saat ini jumlah pelajar Indonesia yang melanjutkan sekolah di Turki mencapai 350 pelajar lebih. Setiap tahun Pemerintah Turki menyediakan kuota beasiswa untuk Indonesia sebanyak 45 orang untuk jenjang S1, 14 orang untuk jenjang S2, dan 10 orang untuk jenjang S3.

Sarjana (Undergraduate/Lisans)

Untuk masuk ke universitas di Turki, setiap calon mahasiswa program sarjana harus sudah menyelesaikan pendidikan SMA dan memperoleh  ijazah dan transkrip nilai resmi. Ijazah dan transkrip tersebut sebaiknya sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

Pemerintah Turki menyediakan tes khusus yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing yang ingin sekolah di Turki, semacam ujian saringan masuk, yaitu YÖS (Yabanci Uyruklu Öğrenci Sınavı). Nilai yang diperoleh nantinya akan menjadi acuan  dalam memilih  universitas. Selain itu, di Turki banyak sekali lembaga pendidikan atau belajar yang menyediakan kursus persiapan ujian YÖS. Selain YÖS ada beberapa universitas yang menggunakan SAT (Scholastic Assessment Test) resmi dari penyelenggara SAT.

Selain kedua hal diatas, beberapa universitas yang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris mengharuskan pelamar memiliki sertifikat TOEFL resmi dari penyelenggara internasional (ETS). Masing-masing universitas memiliki standar nilai minimum yang berbeda-beda. Informasi lebih lanjut mengenai nilai minimum ini bisa didapatkan di situs universitas yang berkaitan.

Bagi yang tidak memiliki sertifikat resmi TOEFL maka diharuskan mengikuti English Proficiency Test yang  diselenggarakan oleh universitas bersangkutan menurut jadwal yang telah ditentukan. Sebagai catatan, tidak semua universitas menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris, sebagian besar masih menggunakan Bahasa Turki. Sehingga beberapa universitas mengharuskan para pelamar dari luar negeri untuk menyertakan sertifikat Bahasa Turki resmi dari TÖMER  (Türkçe  Dil  Öğretimi Araştırma ve  Uygulama Merkezi) atau Pusat Pengajaran dan Penelitian Bahasa Turki. Di Turki ada beberapa lembaga pendidikan Bahasa Turki yang diakui diantarnya yaitu TÖMER Ankara Üniversitesi dan TÖMER Fatih Üniversitesi.

Masa belajar dimulai pada bulan September sampai pertengahan bulan Januari untuk güz dönemi, dan untuk bahar dönemi dimulai pada pertengahan bulan Februari sampai bulan Juni tiap tahunnya.

Pasca Sarjana (S2 & S3/Graduate/Lisans Üstü)

Program pasca sarjana mencakup program S2, S3, penelitian, dan spesialisasi dalam ilmu kedokteran. Semua program ini dikelola oleh graduate school di masing-masing universitas. Program S2 dapat ditempuh dengan dua cara; melalui tesis, dan tanpa tesis. Program S2 dengan tesis terdiri dari minimal 7 mata kuliah, satu seminar, dan tesis. Sedangkan program S2 tanpa tesis terdiri dari minimal 10 mata kuliah dan sebuah makalah ilmiah. Program S2 dapat ditempuh dalam 2 tahun. Program Ph.D (S3) terdiri dari minimal 7 mata kuliah, tes kelayakan, proposal disertasi, dan disertasi. Program Ph.D dapat ditempuh dalam jangka waktu 4 tahun.

Persyaratan untuk masuk ke universitas bagi calon mahasiswa program pasca sarjana tidak jauh berbeda dengan persyaratan masuk bagi calon mahasiswa sarjana. Calon mahasiswa program pasca sarjana harus menyediakan persyaratan yang diminta oleh masing-masing universitas. Beberapa universitas mengharuskan calon mahasiswa untuk melampirkan nilai resmi GRE (Graduate Record Examination) bagi mahasiswa teknik dan MIPA dan GMAT (Graduate Management Admission Test) bagi mahasiswa sosial.

Selain itu juga, bagi universitas yang menggunakan pengantar bahasa Inggris maka sertifikat resmi TOEFL harus dilampirkan. Nilai minimum TOEFL yang harus dicapai untuk tiap universitas berbeda-beda. Selebihnya ijazah dan transkrip yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan dilegalisir oleh universitas harus disertakan juga dalam proses pendaftaran.

Masa pendaftaran untuk program pasca sarjana bisa dilakukan di setiap semester. Universitas-universitas di Turki membuka pendaftaran untuk mahasiswa pascasarjana pada bulan Mei dan Desember tiap tahunnya.

Khusus untuk tempat penelitian, mahasiswa Indonesia bisa memilih apakah penelitian akan dilakukan di Turki, di Indonesia, atau bahkan di negara lain. Hal ini disesuaikan dengan kajian yang dipilih atas persetujuan dosen pembimbing.

TÖMER (Kursus Bahasa Turki bagi Penutur Asing)

TÖMER  atau  Türkçe  Dil  Öğretimi  Araştırma  ve  Uygulama Merkezi (Pusat Pengajaran dan Penelitian Bahasa Turki) adalah lembaga khusus yang didirikan untuk membantu khususnya mahasiswa asing yang akan belajar di sekolah atau universitas-universitas di  Turki. Ada beberapa universitas yang  mengadakan kursus semacam ini diantaranya: Ankara Üniversitesi, Fatih Üniversitesi, Gazi Üniversitesi, Ege Universitesi.

Bagi para penerima beasiswa MEB akan mengikuti program ini di TÖMER Ankara Üniversitesi selama kurang lebih 8-9 bulan di kota-kota yang telah ditetapkan oleh pihak Milli Eğitim Bakanlığı. Ada 3 level yang harus ditempuh dan masing- masing level  terdapat 4  tahapan, diantaranya  Temel (Dasar) I,II,III,IIII, Orta (Menengah) I, II, III, IIII, dan Yüksek (Tinggi) I, II, III, IIII. Setiap tahapan diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan dan setiap dua bulannya diadakan tes untuk kenaikan tingkat.

Ada  beberapa  kemampuan  yang  dilatih  di  TÖMER  ini,  diantaranya:  okuma anlama (membaca dan memahami), dinleme (mendengar), yazma (menulis), dan konuşma (berbicara). Keempat hal ini akan diujikan pada semua tes yang dilakukan.

Pada akhir kursus, para peserta akan mengikuti ujian akhir (Diploma Sınavı) yang akan menentukan kelulusan dan nilai akhir yang akan didapatkan. Nilai akhir yang didapatkan ini akan berpengaruh terhadap proses penerimaan mahasiswa di universitas yang menggunakan Bahasa Turki sebagai bahasa pengantar. Beberapa universitas mengharuskan para calon mahasiswa untuk memiliki nilai ujian akhir Bahasa Turki pada batas tertentu.

Penguasaan terhadap Bahasa Turki memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan pelajar Indonesia di Turki, karena tidak dapat dipungkiri dalam setiap aspek kehidupan baik sosial maupun pendidikan masyarakat Turki cenderung untuk menggunakan bahasa mereka sendiri. Oleh karena itu, keseriusan dan kesungguhan dalam belajar Bahasa Turki merupakan hal mutlak, mengingat Bahasa Turki berbeda jauh dengan Bahasa Indonesia.

Beasiswa (Scholarship/Burs)

Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan untuk para pelajar Indonesia yang ingin mengenyam pendidikan di Turki, mulai dari beasiswa pemerintah atau kita kenal dengan Turkish National Education Ministry Scholarship / Milli Eğitim Bursu (MEB) maupun  beasiswa  dari  yayasan lokal sampai beasiswa dari universitas setempat.

Pemerintah Turki melalui kedutaan besarnya di Indonesia memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia pada jenjang pendidikan S1, S2, dan S3 serta program pengenalan budaya melalui Summer Course Program. Bagi mahasiswa peneliti juga dapat ikut serta melalui Research Program.

Beasiswa yang ditanggung oleh pemerintah Turki adalah :
1.  Biaya pendidikan
2.  Akomodasi (tempat tinggal dan makan)
3.  Uang saku per bulan yang bervariasi menurut tingkatan pendidikannya.

  • untuk mahasiswa S1 dan summer course sebesar 325 TL (sekitar Rp 1,746,014)
  • untuk mahasiswa S2 sebesar 450 TL (sekitar Rp 2,416,985)
  • untuk mahasiswa S3 sebesar 550 TL (sekitar Rp 2,954,116)
*Proses konversi mata uang dari hampir seluruh dunia dapat dilakukan secara mudah dari website ini.

4.  Asuransi kesehatan.
5.  Uang buku yang diberikan satu tahun sekali sebesar 200 TL
6.  Uang untuk pembuatan ikamet.
7.  Uang pembuatan tesis atau disertasi sebesar 150 TL.

Bagi mahasiswa bukan penerima beasiswa, dimungkinkan untuk mendapatkan beasiswa dari universitas masing-masing dengan mengajukan surat permohonan kepada rektor universitas bersangkutan. Beasiswa dapat berupa keringanan biaya pendidikan, potongan maupun beasiswa penuh.

Selain itu juga, mahasiswa dimungkinkan mendapat bantuan baik dari pemerintah daerah, Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, kantor dinas, ataupun dari universitas yang ada di Indonesia. Untuk mendapatkan beasiswa ini, seseorang harus mengajukan proposal kepada pihak terkait.

Persyaratan Beasiswa MEB (Kementrian Pendidikan Turki)

Bagi para pelajar Indonesia yang berminat melanjutkan jenjang pendidikannya di Turki dengan beasiswa, Pemerintah Turki memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia sebanyak kurang lebih 70 orang tiap tahunnya. Pembukaan beasiswa biasanya dilakukan pada Bulan April dan ditutup pada Bulan Juni tiap tahunnya. Untuk informasi lebih detail dan komprehensif Anda dipersilahkan untuk menghubungi Ibu Lenny Hafael di Kedutaan Besar Republik Turki di Jakarta.

Berikut adalah persyaratan yang biasanya diminta oleh pihak kedutaan.

A.  Program Sarjana
1.  Mengisi formulir beasiswa yang dilampiri 1 lembar pasfoto 4×6 cm
2.  Fotokopi ijazah 2 lembar
3.  Dua berkas fotokopi rapor dan nilai UAN
4.  Surat keterangan kesehatan
5.  Satu pasfoto ukuran 4×6
6.  Fotokopi  paspor  bagian  identitas  serta  halaman  lain  yang  terdapat stempel resmi di atasnya, jika tidak memiliki passport dapat melampirkan kartu identitas resmi yang lain
7.  Ijazah TÖMER jika punya
Catatan:
•     Berkas nomor 2, 3 dan 4 harus diterjemahkan ke dalam salah satu dari bahasa Turki, Inggris atau Perancis.
•     Dokumen-dokumen tersebut harus sudah disahkan pihak berwenang atau oleh Kedutaan Besar Turki.

B. Program Master/Ph.D
1.  Mengisi dua lembar formulir beasiswa masing-masing dilampiri pas foto 4×6 cm
2.  Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir 2 lembar
3.  Fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir 2 lembar
4.  Curriculum vitae 2 lembar
5.  Surat rekomendasi dari 2 profesor masing-masing 2 lembar.
6.  Surat Keterangan Kesehatan
7.  Satu pasfoto ukuran 4×6
8.  Fotokopi  paspor  bagian  identitas  serta  halaman  lain  yang  terdapat stempel resmi di atasnya, jika tidak memiliki paspor dapat melampirkan kartu identitas resmi yang lain.
9.  Ijazah TÖMER jika punya.
Catatan:
•     Berkas nomor 2 sampai 6 harus diterjemahkan ke dalam salah satu dari bahasa Turki, Inggris atau Perancis.
•     Dokumen-dokumen resmi harus sudah disahkan pihak berwenang atau oleh Kedutaan Besar Turki.

Ketentuan umum beasiswa Pemerintah Turki (MEB):

1.  Beasiswa disampaikan melalui jalur diplomatik. Bagi calon pelamar mengajukan kepada badan resmi/Kedutaan Besar Turki di Jakarta.
2.  Para calon diseleksi oleh suatu komisi yang terdiri dari para wakil dari Kedutaan Besar Turki.
3.  Dokumen para calon harus disampaikan kepada Kementrian Pendidikan Nasional Turki lewat jalur diplomatik.
4.  Para penerima beasiswa calon pra sarjana dan sarjana harus menggunakan visa “pendidikan”. Para calon penerima beasiswa kursus bahasa Turki musim panas dapat mengikuti kursus TÖMER selama 2 bulan dengan menggunakan visa turis.
5.  Mahasiswa  pra  sarjana  dan  sarjana  harus  mengikuti  kursus  bahasa  Turki selama 1 tahun di TÖMER untuk dapat diterima di perguruan tinggi dan harus bisa mencapai tingkat tinggi (TÖMER Diploma).
6.  SPP, pembayaran asrama dan anggaran kesehatan (tidak termasuk penyakit kronis, operasi serius, prosthesis, jaw orthopaedics, dan orthodontics) dibiayai oleh pemerintah Turki.
7.  Mahasiswa sarjana dituntut memiliki nilai tinggi pada ijazah SMA. Lembaga SMA dimana ia lulus harus sepadan dengan SMA di Turki. Ijazah para calon pelamar tidak boleh melebihi 2 tahun dari sejak kelulusan. Batas umur tidak lebih dari 25 tahun pada saat melamar.
8.  Para pelamar harus tidak terinfeksi penyakit menular (HIV, Hepatitis-C, dll)
dan tidak terkena penyakit yang dapat menghambat studi di Turki.
9.  Jika seorang mahasiswa tidak bisa lulus dalam waktu tahun ajaran akademik maka ia diberi ekstra waktu 2 tahun, tapi jika mahasiswa tersebut masih tidak bisa lulus dalam masa tersebut maka beasiswanya akan ditangguhkan.
10. Mahasiswa dianggap bisa menerima segala persyaratan asrama dan persyaratan beasiswa sebagaimana tersebut dalam dokumen.

Perhatian: artikel ini disusun dari intisari yang diperoleh dari “Buku Panduan Belajar dan Hidup di Turki” yang disusun oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki. Buku yang disusun oleh Tian Abdul Aziz dan Wibisono Bagus Nimpuno ini dapat didownload secara gratis dari website PPI Turki atau dengan mengklik link ini.

Berikut adalah video dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki tentang belajar di negeri ini: