Sudahkah Anda Baca:Biaya Hidup Mahasiswa Indonesia di Turki

Biaya Hidup di Rusia

Harus diakui, bahwa beasiswa yang diberikan Rusia (kurang lebih 100 dollar per bulan) terbilang sedikit, dan hanya cukup untuk membayar biaya asrama/tempat tinggal, keperluan transportasi dalam kota, dan beberapa keperluan kuliah. Dengan jumlah beasiswa seperti ini, perlu keluar duit sendiri yang jumlahnya sangat bergantung pada gaya hidup kita. Bisa kecil, bisa besar – apalagi jika tidak bisa menahan diri dan kaget budaya karena akan melihat banyak sekali hal baru, barang-barang menarik, dan gaya hidup kota besar yang menawan.

Untuk kategori biaya hidup yang irit dan pas-pasan, kita paling tidak memerlukan sekitar 200-300 dollar per bulan, yang cukup untuk makan, dan sedikit beli sesuatu atau untuk hiburan, seperti misalnya pergi ke cafe, wisata, atau restaurant sesekali. Jika ingin biaya hidup yang lebih lega, maka amannya diperlukan sekitar 500 dollar per bulan.

Perlu diingat bahwa bahwa pelajar/mahasiswa/i dilarang bekerja, meskipun misalnya hanya menjadi pelayan. Memang ada beberapa yang beruntung mendapatkan pekerjaan sambilan di kampus atau di KBRI dan lainnya, tapi ini tidak bisa dijadikan jaminan, dan sangat jarang kesempatannya terbuka. Jadi sebaiknya jangan berasumsi bisa mudah mendapatkan pekerjaan sambil kuliah di Rusia. (Oleh karena minimnya jumlah biaya hidup yang diberikan oleh Pemerintah Rusia, pemerintah negara tetangga kita, Malaysia, misalnya, memberikan bantuan uang saku yang lebih memadai untuk warga negaranya.)

Hal lain yang perlu menjadi catatan, sebelum membawa kompor/rice cooker atau bahan makanan mentah dari Indonesia, sebaiknya tanyakan dulu apakah asrama mengizinkan memasak, karena ada juga yang melarangnya karena alasan keamanan dari kebakaran.

Berikut adalah rincian perhitungan biaya-biaya lain, yang agar mudahnya kita asumsikan 30 rubel adalah sekitar 10 ribu rupiah (1 dollar):

1) Sewa tempat tinggal.

Tidak ada rumah di tengah kota (semuanya bentuk flat/rumah susun), dan hanya orang super kaya yang punya rumah di pinggir kota atau generasi tua yang dapat jatah rumah di pedesaaan/pinggir kota sejak era Soviet. Jadi mahasiswa/orang asing umumnya tinggal di rumah susun, yang biasanya fasilitasnya lebih sedikit daripada apartemen. Sewa flat di Rusia, apalagi di Moskow, sangat mahal. Apalagi kota ini adalah salah satu kota termahal dunia. Sebagai contoh, flat dengan 2-3 kamar yang terletak di tengah kota, dekat dengan transportasi (metro), atau dekat dengan pusat perbelanjaan di Moskow, dilepas di pasaran dengan harga sewa nyaris 50 juta rupiah per bulan (5,000 dollar) – lengkap dengan perabotan, walaupun kategori yang sederhana. Sementara flat yang kategori biasa saja, umumnya dipatok senilai 1,000-1,500 dollar per bulannya.

Walaupun ada yang sewanya lebih murah, namun tidak direkomendasikan karena kumuh, atau lingkungannya kurang baik/aman untuk orang asing.

2) Makan dan Minum.

Nah, harga makan dan minum berubah sesuai dengan musim, letak toko, asal barang, dan mutunya. Musim panas adalah musim saat harga menjadi lebih murah dibanding musim lainnya; sementara musim dingin adalah musim termahal untuk barang-barang, terutama bahan pokok, karena tanahnya membeku dan tidak ada hasil tani/kebun dari pedesaan.

Kebutuhan pokok makanan dan minuman harganya beragam, yang jelas kategori makanan asia akan lebih mahal dan lebih sulit ditemukan. Sementara makanan-minuman made in Indonesia termasuk kategori langka, dan paling hanya bisa dibeli di kedutaan Indonesia, dengan catatan ada stoknya dan terkadang juga tidak lengkap. Misalnya mie instan – makanan termurah di kantin KBRI Moskow, sebungkus berharga 30 rubel, atau 10 ribu rupiah. Walau begitu, mie instan termasuk barang yang mudah ditemui di supermarket-supermarket Rusia, dengan harga yang beragam, ada yg lebih mahal dan ada yang lebih murah.

Termurah adalah beragam jenis roti misalnya sejenis roti tawar (20/30 rubel yang satuan dengan ada isinya misalnya isi selai sekitar 15 rubel). Beras dijual dalam bungkusan sekitar 400/500 gram sebungkus harga variasi termurah sekitar 50 rubel keatas. Kentang mentah sekitar 20 rubel keatas sekilo. Ayam bakar udah matang yang suka dijual di hypermarket 1 ekor sekitar 150 rubel ke atas. Sementara Seafood, berupa ikan – yang rata-rata dalam bentuk beku karena Moskow jauh dari laut harganya cukup mahal dan yang seger lebih mahal lagi. Daging sapi sekitar 400 rubel sekilo (Rp 130,000). Untuk beli daging olahan seperti sosis, sebaiknya periksa dulu tulisan di kemasannya karena umumnya berisi campuran daging babi.

3) Untuk pakaian

Produk buatan cina yang termurah harga bervariasi, sekedar kaos oblong mutu terbawah sekitar minimum 300-500 rubel. Celana jeans buatan cina mutu rendah 1000 rubel ke atas. Jadi disarankan bawa dari Indonesia, dan perbanyak bahan tebal karena udara dinginnya lebih lama dari hangatnya (bisa lebih 6 bulan). Pakaian, sepatu, syal, dan perlengkapan musim dingin lain banyak ada di factory outlet atau perlengkapan naik gunung kalo cari di Indonesia.

4) Untuk ke cafe/club/tempat wisata dan lainnya

Joka milik pemerintah bisa masuk murah pake kartu mahasiswa/i, kalo status orang asing mahal sekali misalnya tempat wisata bisa 500 rubel satu tiket masuk. Makanan seperti happy meal makanan anak-anak di McDonalds isinya cuma burger, jus kotak, kentang bungkus kecil dan mainannya sekitar 150 rubel keatas. Kalo ngopi dicafe secangkir kecil kopi paling murah sekitar 150 rubel keatas. Makan kategori fast food seporsi sekitar 300 rubel keatas.

5) Kesehatan

Paling hati-hati kalo sakit, karena ke dokter sangat mahal. Jika orang asing, klinik swasta untuk orang asing cuma konsultasi saja bisa 50-100 dollar. Dan ini cuma sekedar diskusi penyakit, obat obatan juga mahal jadi bawa beragam macam obat dari Indonesia, dengan memperhatikan masa kadaluarsanya. Cari yang masih lama masa kadaluarsanya jadi bisa simpan jangka panjang.

6) Untuk wanita make-up, parfum, lotion dan lainnya

Rata-rata mahal buat produk kecantikan/perawatan, lipstik tanpa merek saja buatan cina sekitar 200 rubel. Sebaiknya keperluan untuk muka dan badan bawa dari Indonesia karena di Rusia produknya untuk kulit bule terutama urusan warna misalnya bedak akan sulit cari bedak warna gelap jika kulitnya warna gelap.

 =======

Penulis: Rina Dalimunthe Ivarksd

*Editor: TurkIndoRus.
*News photocredit: bluebernadine/flickr.com